oleh Kopi Banyuatis | Sep 16, 2026 | Uncategorized
Sekitar tahun 1950, kebun kopi milik Jro Dalang Gelgel diwariskan kepada putra satu-satunya, Putu Dalang. Menerima sebuah kebun berarti menerima lebih dari sekadar sebidang tanah dan tanaman yang tumbuh di atasnya. Di dalam kebun tersebut terdapat hasil kerja keras...
oleh Kopi Banyuatis | Sep 7, 2026 | Uncategorized
Sebelum publik mengenal nama Kopi Bubuk Cap Banyuatis tercetak pada kemasan berwarna kuning, kisah kami yang sesungguhnya dimulai cukup jauh di belakang, oleh pendahulu kami. Pada masa itu, belum ada seorang pun yang membicarakan tentang merek, jaringan distribusi,...
oleh Kopi Banyuatis | Sep 7, 2026 | Uncategorized
Setiap pagi dimulai dengan caranya sendiri. Ada yang terbangun oleh suara alarm yang memecah keheningan fajar, ada yang bangun ketika cahaya matahari sudah cukup tinggi menembus celah jendela, dan ada pula yang memulai hari dengan suara kendaraan berderu atau...
oleh Kopi Banyuatis | Agu 31, 2026 | Uncategorized
Pendahuluan Saat berjalan di kawasan perkebunan kopi Bali, kita jarang menemukan lahan yang hanya ditanami pohon kopi. Sebaliknya, tanaman kopi sering tumbuh berdampingan dengan pohon jeruk, pisang, tanaman pelindung, hingga pohon kayu keras. Pola tanam campuran ini...
oleh Kopi Banyuatis | Agu 31, 2026 | Uncategorized
Pendahuluan Bali tidak hanya dikenal dengan sistem irigasi sawah subak yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Di kawasan perkebunan dan pertanian lahan kering, Bali juga memiliki sistem pengelolaan tradisional yang dikenal sebagai Subak Abian. Sistem...