Banyak yang beranggapan bahwa mengkonsumsi kopi secara rutin akan meringankan masalah pencernaan. Namun benarkah kopi memiliki efek positif dalam melancarkan pencernaan?

Meminum secangkir kopi di pagi hari bagi sebagian orang selain membantu untuk lebih terjaga dan berenergi, ternyata secara penelitian juga mampu merangsang pencernaan sehingga urusan BAB menjadi lebih lancar. Hal ini ternyata diperkuat oleh sebuah penelitian dalam jurnal bernama Scandinavian Journal of Gastroenterology yang diterbitkan pada tahun 2005. Pada jurnal ini disebutkan bahwa kopi mampu memancing reaksi pada usus manusia hanya dalam waktu 30 menit usai mengkonsumsinya. Akibatnya banyak orang yang merasakan reaksi ingin BAB beberapa saat setelah mengonsumsi kopi terutama di pagi hari.

Akan tetapi kafein bukanlah satu-satunya zat aktif dalam kopi yang membuat perut terasa mulas. Beberapa saat setelah kita meneguk kopi dan kopi mencapai lambung, beberapa zat akan memicu pelepasan hormon tertentu misalnya, homon motilin yang merangsang kontraksi usus, atau hormon gastrin yang merangsang pengingkatan sekresi asam lambung. Hal itulah yang menyebabkan perut terasa mulas dan terasa seperti ada desakan untuk BAB.

Penelitian lain yang berjudul Effect of Coffee On Distal Colon Function yang dipublikasikan dalam jurnal PubMed yang dikutip dari Kumparan juga menyebutkan bahwa 29% populasi merasakan ingin buang air besar setelah mengonsumsi kopi. Nah, kalau kamu sedang sembelit, mungkin menyesap secangkir kopi bisa membantu lebih mudah untuk BAB.