1 April 2025: Pabrik Diresmikan Kembali

Setelah proses renovasi, pabrik Kopi Banyuatis diresmikan kembali pada 1 April 2025. Momentum ini bertepatan dengan peringatan 65 tahun perjalanan Kopi Banyuatis — sebuah usia yang menandai perjalanan panjang dari halaman belakang rumah di tahun 1960 hingga fasilitas produksi modern hari ini.

Peresmian ini menandai selesainya salah satu pembaruan fisik terbesar dalam perjalanan perusahaan. Pabrik yang diperbarui menjadi penanda kesiapan Kopi Banyuatis untuk melanjutkan warisan rasa dengan ruang kerja dan pengelolaan yang semakin tertata. Enam puluh lima tahun perjalanan dirayakan dengan menyiapkan ruang baru bagi masa depan.

Pembaruan ini mencakup ruang roasting modern yang baru, lengkap dengan mesin roasting VNT berkapasitas produksi 200 kg per batch. Kapasitas ruang penyimpanan bahan baku pun meningkat signifikan, kini mampu menampung 200–250 ton green bean coffee — jauh lebih besar dibandingkan kapasitas sebelum renovasi. Aktivitas distribusi produk Kopi Banyuatis pun semakin masif seiring pembaruan fasilitas ini.

22 Mei 2025: Perlindungan Resmi Merek Siyup

Perjalanan perusahaan kemudian melahirkan identitas baru. Pada 22 Mei 2025, merek Siyup resmi terbit secara hukum.

Kehadiran Siyup menjadi salah satu cabang baru yang tumbuh dari akar perusahaan. Ia memperlihatkan bahwa sebuah warisan dapat terus berkembang melalui merek-merek baru, selama arah pertumbuhannya tetap berpijak pada perjalanan yang sama. Akar yang kuat tidak membatasi pertumbuhan — ia justru memberi kekuatan bagi lahirnya cabang-cabang baru.

Sebelum perlindungan mereknya resmi terbit, Kopi Bali Cap Siyup telah lebih dulu diperkenalkan kepada publik. Produk ini diluncurkan oleh Kopi Banyuatis pada Minggu, 15 Desember 2024, di Taman Kota Singaraja. Acara peluncuran ini memperkenalkan cara ekonomis untuk menikmati cita rasa kopi warung khas zaman dahulu — menjawab kebutuhan konsumen yang merindukan kesederhanaan rasa kopi tradisional dengan harga yang lebih terjangkau.

Penulis : Radinna W